Catatan 15 Oktober 2017


Beberapa minggu belakangan, aku dibanjiri pertanyaan yang intinya hanya satu ,"Kamu udah jadian belum sama Ronald ?".
Di satu sisi, pertanyaan itu membuatku senang, tapi juga membuatku bingung dan mengembalikan pertanyaan itu ke diriku sendiri.

Bagaimana mendefinisikannya ?
Ini tidak seperti hubungan pada umumnya.
Lalu, dari mana aku harus memulainya ?
Pertemanan di kelas, ataukah liburan semester yang aneh ?

Titik jelasnya ada di perpustakaan. Itu adalah hari yang sunyi. Di sana hanya ada kami berdua. Melewati sekitar dua jam, semuanya mengalir dalam cerita panjang lebar tentang hidup kami masing-masing. Apa yang coba kututupi, tumpah begitu saja.
Ya, aku menyukainya. Baru dalam tahap "menyukai".
Tak kusangka, ketakutanku membawaku kepada kemajuan, ketika aku memutuskan untuk jujur, daripada menyimpannya dalam-dalam.

Hubungan kami menjadi semakin dekat. Kami sering makan bersama, jalan bersama, dan akhirnya kami mendefinisikan perasaan kami sebagai "Cinta". Ya, kami nyaman ketika menggenggam tangan yang satu dengan yang lain. Tapi, dalam perjalanan beberapa bulan inipun, kami melewati pergumulan. Bukan masalah dari luar, melainkan masalah dari diri kami masing-masing.

Keragu-raguan, ketakutan, dan keengganan, menjadi tantangan kami.
Dia yang merasa ini membuang-buang waktu, dan aku, si gadis yang penuh dengan rasa takut terluka.
Kedua orang lemah ini, akhirnya memutuskan untuk "Berjuang Bersama".
Aku tahu dia berusaha sangat keras, dan begitu juga dengan aku. Kami berdua sama-sama berjuang melawan diri kami sendiri untuk bisa tetap bersama. Menanggalkan keegoisan masing-masing dan belajar untuk jujur satu dengan yang lain.
Kami hanya tidak melakukan yang disebut orang-orang sebagai "Jadian". Kami tidak punya tanggal untuk peringatan hari jadi. Aku hanya tahu bahwa kami saling mencintai, kami sedang berjuang menjadi yang terbaik, dan menjaga jarak di antara kami adalah hal yang melelahkan.
Aku rasa orang-orang tidak akan memahaminya jika mereka tidak mengalaminya langsung.

Jadi, bagaimana aku harus menjawab pertanyaan mereka ?
Bagaimana aku harus menyebut hubungan ini dalam satu kata ?
Masih pentingkah kata "Jadian" jika hubungan kami sudah seperti ini ?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan 28 Juni 2017